Operational Resilience – HRD SPOT
Operational Resilience

Operational Resilience

Kunci Sukses Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Kelas ini akan dijalankan bila sudah
terkumpul lebih dari 10 peserta.
9-10 Desember 2021
09.00-16.00 WIB
Jakarta
JW Marriot Jakarta, Mega Kuningan
The Ritz-Carlton, Mega Kuningan
InterContinental, Pondok Indah
The Westin Jakarta, Rasuna Said
*Hotel masih tentative.
Rp 9.000.000

*Harga tidak termasuk pajak

B O O K I N G

Pemenuhan keuangan berkelanjutan seperti yang diamanatkan oleh peraturan OJK tidak mudah dilaksanakan di masa pandemi seperti saat ini. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesuksesan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang telah disusun sebelumnya.

Munculnya berbagai risiko baru menjadi tantangan tersendiri dalam ketahanan operasional (operational resilience) suatu organisasi. Untuk menghadapinya, lembaga keuangan harus memiliki strategi yang dapat beradaptasi dengan berbagai perubahan bisnis.

Atas dasar itu, kami membuka program pelatihan operational resilience untuk memberikan pemahaman mengenai cara mengelola ketahanan organisasi dalam mengimplementasikan aksi keuangan berkelanjutan. Program ini memperkenalkan model 4 pilar operational resilience yang dibuat oleh OCEG, sebuah lembaga profesi yang berkedudukan di Amerika Serikat.

Kepada siapa pelatihan ini ditujukan?

Direksi, komisaris, kepala divisi, kepala departemen, dan para pimpinan cabang di sektor jasa keuangan.

Apa yang akan diberikan dalam pelatihan ini?

  • Wawasan tentang implementasi aksi keuangan berkelanjutan untuk lembaga keuangan.
  • Memahami peluang, tantangan serta hambatan pemenuhan aksi keuangan berkelanjutan dalam kondisi bisnis saat ini.
  • Mempelajari cara implementasi 3 prioritas keuangan berkelanjutan dengan mengoptimalkan kapabilitas yang ada dalam organisasi.
  • Mempelajari model 4 pilar operational resilience yang dapat membantu implementasi keuangan berkelanjutan.

Outline Materi

Sesi 1

  • Tinjauan atas POJK No.51/POJK.03/2017.
  • Peluang dan tantangan implementasi keuangan berkelanjutan.
  • Faktor-faktor penghambat implementasi keuangan berkelanjutan.

Sesi 2

  • 7  faktor penentu keuangan berkelanjutan.
  • 8 prinsip keuangan berkelanjutan.
  • 3 prioritas keuangan berkelanjutan.

Sesi 3

  • Ketahanan operasional organisasi di sektor jasa keuangan.
  • Tujuan dan manfaat ketahanan operasional.
  • Dampak dari lemahnya ketahanan operasional dalam organisasi.

Sesi 4

  • Model 4 pilar operational resilience di sektor jasa keuangan.
  • Anticipate, prevent, respond, recover, and adapt.
  • Pembuatan kertas kerja operational resilience assessment.

Fasilitas Training

  • Modul pelatihan dan seminar kit.
  • Sertifikat pelatihan dari penyelenggara training.
  • Makan siang dan coffee break.
  • Souvenir, selama persediaan masih ada.
  • Tidak termasuk penginapan dan transportasi.

Protokol Covid-19 Selama Pelatihan

Kewajiban peserta dan pengajar

  • Wajib menggunakan masker.
  • Wajib mencuci tangan secara berkala.
  • Wajib menjaga jarak.
  • Wajib memastikan diri tidak sedang mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Covid-19 (misalnya, sedang demam atau batuk).

Kewajiban penyelenggara pelatihan

  • Memastikan ruangan dan perlengkapan pelatihan steril.
  • Menyediakan ruang kelas dengan kapasitas 50% dari biasanya.
  • Melakukan pengukuran suhu tubuh peserta sebelum memasuki hotel/tempat pelatihan.
Maaf, jadwal kelas online untuk pelatihan
ini tidak tersedia.

Silahkan hubungi bantuan layanan kami untuk keterangan lebih lanjut.

Pemenuhan keuangan berkelanjutan seperti yang diamanatkan oleh peraturan OJK tidak mudah dilaksanakan di masa pandemi seperti saat ini. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesuksesan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang telah disusun sebelumnya.

Munculnya berbagai risiko baru menjadi tantangan tersendiri dalam ketahanan operasional (operational resilience) suatu organisasi. Untuk menghadapinya, lembaga keuangan harus memiliki strategi yang dapat beradaptasi dengan berbagai perubahan bisnis.

Atas dasar itu, kami membuka program pelatihan operational resilience untuk memberikan pemahaman mengenai cara mengelola ketahanan organisasi dalam mengimplementasikan aksi keuangan berkelanjutan. Program ini memperkenalkan model 4 pilar operational resilience yang dibuat oleh OCEG, sebuah lembaga profesi yang berkedudukan di Amerika Serikat.

Kepada siapa pelatihan ini ditujukan?

Direksi, komisaris, kepala divisi, kepala departemen, dan para pimpinan cabang di sektor jasa keuangan.

Apa yang akan diberikan dalam pelatihan ini?

  • Wawasan tentang implementasi aksi keuangan berkelanjutan untuk lembaga keuangan.
  • Memahami peluang, tantangan serta hambatan pemenuhan aksi keuangan berkelanjutan dalam kondisi bisnis saat ini.
  • Mempelajari cara implementasi 3 prioritas keuangan berkelanjutan dengan mengoptimalkan kapabilitas yang ada dalam organisasi.
  • Mempelajari model 4 pilar operational resilience yang dapat membantu implementasi keuangan berkelanjutan.

Outline Materi

Sesi 1

  • Tinjauan atas POJK No.51/POJK.03/2017.
  • Peluang dan tantangan implementasi keuangan berkelanjutan.
  • Faktor-faktor penghambat implementasi keuangan berkelanjutan.

Sesi 2

  • 7  faktor penentu keuangan berkelanjutan.
  • 8 prinsip keuangan berkelanjutan.
  • 3 prioritas keuangan berkelanjutan.

Sesi 3

  • Ketahanan operasional organisasi di sektor jasa keuangan.
  • Tujuan dan manfaat ketahanan operasional.
  • Dampak dari lemahnya ketahanan operasional dalam organisasi.

Sesi 4

  • Model 4 pilar operational resilience di sektor jasa keuangan.
  • Anticipate, prevent, respond, recover, and adapt.
  • Pembuatan kertas kerja operational resilience assessment.

Metode Penyampaian

  • Pembelajaran dengan metode video conference by Zoom.
  • Program berlangsung selama 2 hari, total durasi 10 jam.
  • Waktu pembelajaran pukul 09.00-15.00 WIB.
  • Materi disampaikan dengan pemaparan, tanya jawab, dan latihan.

Fasilitas Training

  • Modul pelatihan dalam bentuk softcopy.
  • Sertifikat pelatihan diberikan dalam bentuk e-certificate.
  • Bila membutuhkan sertifikat cetak, akan dikirimkan lewat jasa kurir.
  • Souvenir, selama persediaan masih ada.

Ketentuan Online Workshop

Apa yang harus disiapkan peserta?

  • Komputer/laptop yang mendukung kamera dan mikrofon.
  • Koneksi internet yang stabil.
  • Menyiapkan alat tulis untuk mencatat.

Bagaimana cara mengikutinya?

  • Pelatihan menggunakan aplikasi video conference, seperti Zoom, Google Meet, atau aplikasi sejenis.
  • Penyelenggara akan memberikan undangan kepada peserta terdaftar.
  • Lihat cara menggunakan aplikasi video conference di sini.

Ketentuan lainnya

  • Peserta tidak mematikan kamera selama pembelajaran berlangsung, kecuali atas arahan fasilitator.

Khusus untuk kebutuhan inhouse (minimal 10 peserta), silahkan isi formulir berikut :

Permintaan Proposal Inhouse