GRC Untuk Sektor Consumer Goods

Integrated GRC Untuk Sektor Consumer Goods

Implementasi GRC untuk sektor consumer goods di era VUCA

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Kelas akan dijalankan bila minimal
ada 2 peserta yang mendaftar.
10-11 November 2026 2 Hari
09.00-16.00 WIB

Jadwal berikutnya>

Tempat Pelatihan
Cityloog Hotel Tebet*
Habitare Hotel Rasuna*
Jakarta
*Tempat masih tentative
Rp 5.500.000*

Diskon khusus

*Harga belum termasuk pajak

*Dapatkan brosur & formulir pendaftaran.

Sektor consumer goods menghadapi ketidakpastian akibat fluktuasi rupiah, perubahan preferensi konsumen, dan regulasi yang semakin kompleks. Perusahaan juga harus beradaptasi dengan perubahan pola distribusi, mulai dari traditional trade hingga modern trade dan e-commerce.

Kepatuhan administratif saja tidak lagi cukup. Perusahaan membutuhkan GRC terintegrasi yang menyatukan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan untuk mengantisipasi perubahan serta mendukung pengambilan keputusan strategis.

Pelatihan ini membekali peserta dengan penerapan OCEG GRC Capability Model v3.5 dalam konteks industri consumer goods Indonesia. Peserta akan berlatih memetakan risiko, merancang kontrol adaptif, membangun mekanisme monitoring dan assurance, serta menyusun Integrated GRC Adaptation Plan.

Tujuan Pelatihan

  • Memetakan risiko VUCA spesifik sektor consumer goods di Indonesia.
  • Menyelaraskan tujuan bisnis, tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dengan strategi adaptasi operasional.
  • Merancang kontrol terintegrasi untuk ketahanan rantai pasok, kepatuhan produk, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan bisnis.
  • Menyusun Integrated GRC Adaptation Plan dengan indikator monitoring dan mekanisme assurance.

Outline Materi

Sesi 1. GRC Terintegrasi dan Adaptasi Dinamis di Era VUCA

  • Karakter VUCA dan relevansinya bagi sektor consumer goods
  • Pergeseran dari GRC silo ke GRC terintegrasi
  • GRC OCEG v3.5: Learn–Align–Perform–Review dan Principled Performance
  • Adaptasi dinamis menuntut GRC yang gesit (agile)

Sesi 2. Learn & Align: Membaca VUCA dan Menyelaraskan Arah GRC

  • VUCA radar consumer goods Indonesia: volatilitas rupiah dan biaya bahan baku impor (ketergantungan hingga 75–80% pada komoditas tertentu); ketidakpastian regulasi—sertifikasi halal wajib Oktober 2026, registrasi BPOM, SNI, dan aturan label Bahasa Indonesia; kompleksitas saluran distribusi (traditional trade 43%, modern trade 33%, e-commerce 19%); ambiguitas preferensi konsumen dan fenomena downtrading
  • Konteks internal: struktur SCM, portofolio SKU, budaya mutu, dan kapabilitas digital Pemangku kepentingan: BPOM, BPJPH, Kemenperin, KLH, peritel, distributor, dan konsumen
  • Menetapkan tujuan dan risk appetite: toleransi biaya, batas konsentrasi pemasok, dan target kepatuhan

Sesi 3. Perform: Kontrol Adaptif untuk Ketahanan Operasional

  • Ketahanan rantai pasok: dual sourcing, kontrak valas, safety stock bahan baku kritis, dan diversifikasi portofolio pemasok
  • Kepatuhan produk: compliance register per SKU dengan tanggal kedaluwarsa setiap sertifikat, registrasi BPOM, dan kesiapan halal sebelum peluncuran
  • Perlindungan konsumen dan data: UU PDP, penanganan keluhan yang terdokumentasi dan dapat diaudit, serta pengawasan klaim promosi
  • Keberlanjutan: Kesiapan Extended Producer Responsibility (EPR) dan pengelolaan sampah kemasan
  • Elemen Perform lain: kebijakan, komunikasi, edukasi, insentif, dan notifikasi

Sesi 4. Latihan Pemetaan Risiko VUCA dan Kontrol Adaptif

  • Identifikasi 5–7 risiko prioritas: fluktuasi kurs terhadap biaya bahan baku, gangguan pasokan, penundaan registrasi/halal, kebocoran data konsumen, dan perubahan regulasi kemasan
  • Nilai dampak terhadap margin, kepatuhan, reputasi, dan keberlanjutan pasokan
  • Rancang kontrol dan quick wins
  • Susun risk register dan matriks kontrol–risiko–dampak

Sesi 5. Review: Monitoring, Assurance, dan Adaptasi Berkelanjutan

  • KRI/KPI adaptasi: varians biaya bahan baku, stock coverage, waktu siklus registrasi, tingkat keluhan konsumen, temuan audit, dan status kepatuhan per SKU
  • Stress testing skenario VUCA dan management review
  • Assurance: audit internal, kesiapan inspeksi BPOM, dan evaluasi efektivitas kontrol
  • Siklus PDCA dan dashboard GRC sederhana

Sesi 6. Menyusun Integrated GRC Adaptation Plan 90 Hari

  • Setiap kelompok peserta menyusun prioritas, kontrol, indikator, PIC, timeline, dan kebutuhan sumber daya
  • Rencana mencakup aspek efisiensi biaya, ketahanan pasokan, kepatuhan produk, dan kesiapan regulasi baru

Penyampaian Materi

  • Program pelatihan berlangsung selama 2 hari, total 14 jam.
  • Waktu pembelajaran pukul 09.00-16.00 WIB, setiap harinya.
  • Materi disampaikan dengan pemaparan, diskusi, dan latihan.
  • Diperkaya dengan studi kasus yang disesuaikan dengan kebutuhan.

INFO TAMBAHAN

Fasilitas pelatihan

  • Modul pelatihan dan seminar kit.
  • Sertifikat pelatihan dari penyelenggara.
  • Makan siang, rehat kopi dan kudapan.
  • Suvenir, selama persediaan masih ada.
  • Harga tidak termasuk transportasi dan penginapan peserta.

Ketentuan pelatihan

  • Peserta diharapkan datang 15 menit sebelum pelatihan dimulai.
  • Peserta menunjukkan identitas diri, bukti keikutsertaan, bukti pembayaran atau invoice pelatihan.
  • Mematuhi tata tertib pelatihan yang disepakati bersama instruktur.

Membutuhkan in house training?
Pelatihan untuk lebih dari 10 peserta, silakan isi permintaan proposal in house.

GRC Untuk Sektor Consumer Goods

Kelas disampaikan melalui platform video conference seperti Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, dll.

Integrated GRC Untuk Sektor Consumer Goods

Implementasi GRC untuk sektor consumer goods di era VUCA

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Kelas akan dijalankan meski hanya
ada 1 peserta mendaftar.
24-25 November 2026 2 Hari
09.00-13.00 WIB

Jadwal berikutnya>

Tempat Pelatihan

Online by Zoom

Rp 3.500.000*

Diskon khusus

*Harga belum termasuk pajak

*Dapatkan brosur & formulir pendaftaran.

Sektor consumer goods menghadapi ketidakpastian akibat fluktuasi rupiah, perubahan preferensi konsumen, dan regulasi yang semakin kompleks. Perusahaan juga harus beradaptasi dengan perubahan pola distribusi, mulai dari traditional trade hingga modern trade dan e-commerce.

Kepatuhan administratif saja tidak lagi cukup. Perusahaan membutuhkan GRC terintegrasi yang menyatukan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan untuk mengantisipasi perubahan serta mendukung pengambilan keputusan strategis.

Pelatihan ini membekali peserta dengan penerapan OCEG GRC Capability Model v3.5 dalam konteks industri consumer goods Indonesia. Peserta akan berlatih memetakan risiko, merancang kontrol adaptif, membangun mekanisme monitoring dan assurance, serta menyusun Integrated GRC Adaptation Plan.

Tujuan Pelatihan

  • Memetakan risiko VUCA spesifik sektor consumer goods di Indonesia.
  • Menyelaraskan tujuan bisnis, tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dengan strategi adaptasi operasional.
  • Merancang kontrol terintegrasi untuk ketahanan rantai pasok, kepatuhan produk, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan bisnis.
  • Menyusun Integrated GRC Adaptation Plan dengan indikator monitoring dan mekanisme assurance.

Outline Materi

Sesi 1. GRC Terintegrasi dan Adaptasi Dinamis di Era VUCA

  • Karakter VUCA dan relevansinya bagi sektor consumer goods
  • Pergeseran dari GRC silo ke GRC terintegrasi
  • GRC OCEG v3.5: Learn–Align–Perform–Review dan Principled Performance
  • Adaptasi dinamis menuntut GRC yang gesit (agile)

Sesi 2. Learn & Align: Membaca VUCA dan Menyelaraskan Arah GRC

  • VUCA radar consumer goods Indonesia: volatilitas rupiah dan biaya bahan baku impor (ketergantungan hingga 75–80% pada komoditas tertentu); ketidakpastian regulasi—sertifikasi halal wajib Oktober 2026, registrasi BPOM, SNI, dan aturan label Bahasa Indonesia; kompleksitas saluran distribusi (traditional trade 43%, modern trade 33%, e-commerce 19%); ambiguitas preferensi konsumen dan fenomena downtrading
  • Konteks internal: struktur SCM, portofolio SKU, budaya mutu, dan kapabilitas digital Pemangku kepentingan: BPOM, BPJPH, Kemenperin, KLH, peritel, distributor, dan konsumen
  • Menetapkan tujuan dan risk appetite: toleransi biaya, batas konsentrasi pemasok, dan target kepatuhan

Sesi 3. Perform: Kontrol Adaptif untuk Ketahanan Operasional

  • Ketahanan rantai pasok: dual sourcing, kontrak valas, safety stock bahan baku kritis, dan diversifikasi portofolio pemasok
  • Kepatuhan produk: compliance register per SKU dengan tanggal kedaluwarsa setiap sertifikat, registrasi BPOM, dan kesiapan halal sebelum peluncuran
  • Perlindungan konsumen dan data: UU PDP, penanganan keluhan yang terdokumentasi dan dapat diaudit, serta pengawasan klaim promosi
  • Keberlanjutan: Kesiapan Extended Producer Responsibility (EPR) dan pengelolaan sampah kemasan
  • Elemen Perform lain: kebijakan, komunikasi, edukasi, insentif, dan notifikasi

Sesi 4. Latihan Pemetaan Risiko VUCA dan Kontrol Adaptif

  • Identifikasi 5–7 risiko prioritas: fluktuasi kurs terhadap biaya bahan baku, gangguan pasokan, penundaan registrasi/halal, kebocoran data konsumen, dan perubahan regulasi kemasan
  • Nilai dampak terhadap margin, kepatuhan, reputasi, dan keberlanjutan pasokan
  • Rancang kontrol dan quick wins
  • Susun risk register dan matriks kontrol–risiko–dampak

Sesi 5. Review: Monitoring, Assurance, dan Adaptasi Berkelanjutan

  • KRI/KPI adaptasi: varians biaya bahan baku, stock coverage, waktu siklus registrasi, tingkat keluhan konsumen, temuan audit, dan status kepatuhan per SKU
  • Stress testing skenario VUCA dan management review
  • Assurance: audit internal, kesiapan inspeksi BPOM, dan evaluasi efektivitas kontrol
  • Siklus PDCA dan dashboard GRC sederhana

Sesi 6. Menyusun Integrated GRC Adaptation Plan 90 Hari

  • Setiap kelompok peserta menyusun prioritas, kontrol, indikator, PIC, timeline, dan kebutuhan sumber daya
  • Rencana mencakup aspek efisiensi biaya, ketahanan pasokan, kepatuhan produk, dan kesiapan regulasi baru

Penyampaian Materi

  • Program pelatihan berlangsung selama 2 hari, total 12 jam.
  • Waktu pembelajaran pukul 09.00-13.00 WIB, setiap harinya.
  • Proses pembelajaran diselenggarakan lewat video conference.
  • Materi disampaikan dengan pemaparan, diskusi, dan latihan.
  • Diperkaya dengan studi kasus yang disesuaikan dengan kebutuhan.

INFO TAMBAHAN

Fasilitas pelatihan

  • Modul pelatihan berbentuk softcopy.
  • Sertifikat pelatihan berbentuk e-certificate.
  • Bila membutuhkan sertifikat cetak, akan dikirimkan lewat jasa kurir.
  • Suvenir, selama persediaan masih ada.

Ketentuan pelatihan

  • Kelas disampaikan melalui aplikasi seperti Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, dll.
  • Peserta tidak mematikan kamera selama pembelajaran berlangsung.
  • Mematuhi tata tertib pelatihan yang disepakati bersama instruktur.

Membutuhkan in house training?
Pelatihan untuk lebih dari 10 peserta, silakan isi permintaan proposal in house.