Training Management System

Comprehensive Training Management System

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Kelas ini hanya dijalankan bila minimal
ada 2 peserta yang mendaftar.
7-8 Maret 2024 2 Hari
09.00-16.00 WIB
Tempat Pelatihan
Hotel Aryaduta Semanggi*
Hotel Kuretakeso Kemang*
Best Western Premier The Hive*
Jakarta

*Tempat masih tentative

Rp 5.650.000

Harga belum termasuk pajak

B O O K I N G

Training untuk para training officer ini adalah rangkaian proses training mulai dari identifikasi kebutuhan training (TNA), aspek-aspek penyelenggaraan training, rancangan materi, mengajarkan materi training sampai dengan proses evaluasi dampak keberhasilan training di tempat kerja.

Namun masih banyak dijumpai adanya persepsi yang keliru tentang training, di mana keberhasilan training hanya diukur dari proses penyelenggaraan atau tercapainya target “mandays”, padahal indikator utama keberhasilan training adalah jika terjadi perubahan cara kerja karyawan di tempat kerja.

Training ini dipelajari oleh mereka yang baik langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan fungsi Learning & Development, apakah sebagai manager/supervisor, termasuk personel yang menangani kegiatan training, seperti training manager/training coordinator/training officer.

Apa yang akan didapat peserta dalam pelatihan ini?

  • Memiliki pemahaman tentang peran training, dan arti dari sebuah training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya
  • Memiliki pengetahuan tentang cara memilih program yang tepat untuk orang yang tepat, yaitu pengetahuan & keterampilan tentang tehnik & metode identifikasi dan analisa kebutuhan training (Training Needs Assessment)
  • Memiliki pengetahuan tentang cara menerjemahkan hasil TNA ke dalam perencanaan yang matang & realistik, dan menerjemahkan training plan ke dalam action plan untuk penyelenggaraan program, termasuk pengetahuan & keterampilan tentang cara merancang materi training.
  • Memiliki pengetahuan tentang berbagai teknik & metode memberi training sesuai dengan jenis dan materi yang diberikan
  • Dapat mengenal hal-hal yang menjadi hambatan yang membuat tidak berhasilnya program training, dan bagaimana cara mengantisipasi dan mengatasinya
  • Memiliki pengetahuan tentang cara merancang system dan mekanisme monitoring & evaluasi hasil training di tempat kerja.

Outline Materi

Session 1

  • Peran Training dalam pengembangan sumber daya manusia
  • Apa yang disebut training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya
  • Persepsi yang keliru (miss concept) tentang training
  • Pengertian, hakekat , dan sasaran utama dari Training Needs Assessment (TNA)
  • Mengenal 3 jenis TNA
  • Proses TNA yang berbasiskan Kompetensi, Kinerja, dan Program
  • Bagaimana merancang Action Plan sebagai pedoman penyelenggaraan Training
  • Bagaimana membuat Check List untuk proses penyelenggaraan Training

Session 2

  • Mengenal jenis-jenis bentuk ruangan dan peralatan Training
  • Mengenal unsur-unsur yang termasuk katagori sebagai Training Material
  • Standar Struktur Design dari sebuah Training Material
  • Bagaimana merancang Training Material step by step
  • Tehnik dan Metode Dasar dalam Memberi Training
  • Penerapan Metode INTRO untuk merangsang peserta tertarik pada program sejak awal
  • Sikap selama memberi Training serta tehnik membuat peserta mudah mengerti i
  • Tehnik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, dan komentar, peserta

Session 3

  • Apa sebenarnya sasaran akhir dari sebuah training?
  • Mengapa training tidak berhasil
  • Mengenal hambatan-hambatan penerapan hasil training di tempat kerja
  • Langkah-langkah yg perlu dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan
  • Bagaimana merancang system & mekanisme evaluasi hasil training
  • Aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam proses training
  • Korelasi antara training Manager, line manager, trainer, dan organizer, dalam system evaluasi
  • System evaluasi di kelas dan system evaluasi di tempat kerja
  • Monitoring & evaluasi training di tempat kerja, pengertian dan sasaran
  • Proses tahap demi tahap dalam melakukan evaluasi hasil training di tempat kerja

Session 4

  • Memahami arti Key indicators dan standards dalam melakukan evaluasi
  • Bagaimana merancang pola dasar evaluasi
  • On-the-job training sebagai salah tindak lanjut hasil evaluasi

Metode Penyampaian

Metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan untuk Training of trainer officer ini menggunakan metode TSD (Tell – Show – Do) yaitu :

  • Memberi penjelasan atau menerangkan materi (lecturing).
  • Memberi Contoh atas materi yang telah diterangkan
  • Selanjutnya meminta setiap peserta baik secara perorangan maupun grup melakukan Latihan dan
  • Mempraktekkan keterampilan yang telah diajarkan, yang antara lain :
    Membuat training matrix / Competency Based Training, membuat action plan sebagai pedoman penyelenggaraan training, merancang training material, praktek melakukan INTRO dalam memberi training, melakukan evaluasi peserta selama training di kelas, membuat Key Indicator dan Standar (SOP), merancang rencana pola evaluasi di tempat kerja

Semua peserta DIWAJIBKAN membawa Laptop/Notebook

Fasilitas & Kelengkapan Pelatihan

  • Hard copy materi pelatihan dan alat tulis menulis.
  • Sertifikat kehadiran dari penyelenggara training.
  • Souvenir, selama persediaan masih ada.
  • Coffee Break & Lunch.
  • Tidak termasuk penginapan

Membutuhkan pelatihan inhouse?
Pelatihan dengan minimal 10 peserta, silakan isi formulir permintaan proposal inhouse.

Training Management System

Kelas disiarkan secara live dan interaktif, menggunakan platform video conference seperti Zoom, Team, Google Meet, dll.

Comprehensive Training Management System

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Kelas ini akan dijalankan meskipun hanya
ada 1 peserta yang mendaftar.
18-19 April 2024 2 Hari
09.00-15.00 WIB
Tempat Pelatihan

Online by Zoom

Rp 3.950.000

*Harga belum termasuk pajak

B O O K I N G

Training untuk para training officer ini adalah rangkaian proses training mulai dari identifikasi kebutuhan training (TNA), aspek-aspek penyelenggaraan training, rancangan materi, mengajarkan materi training sampai dengan proses evaluasi dampak keberhasilan training di tempat kerja.

Namun masih banyak dijumpai adanya persepsi yang keliru tentang training, di mana keberhasilan training hanya diukur dari proses penyelenggaraan atau tercapainya target “mandays”, padahal indikator utama keberhasilan training adalah jika terjadi perubahan cara kerja karyawan di tempat kerja.

Training ini dipelajari oleh mereka yang baik langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan fungsi Learning & Development, apakah sebagai manager/supervisor, termasuk personel yang menangani kegiatan training, seperti training manager/training coordinator/training officer.

Apa yang akan didapat peserta dalam pelatihan ini?

  • Memiliki pemahaman tentang peran training, dan arti dari sebuah training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya
  • Memiliki pengetahuan tentang cara memilih program yang tepat untuk orang yang tepat, yaitu pengetahuan & keterampilan tentang tehnik & metode identifikasi dan analisa kebutuhan training (Training Needs Assessment)
  • Memiliki pengetahuan tentang cara menerjemahkan hasil TNA ke dalam perencanaan yang matang & realistik, dan menerjemahkan training plan ke dalam action plan untuk penyelenggaraan program, termasuk pengetahuan & keterampilan tentang cara merancang materi training.
  • Memiliki pengetahuan tentang berbagai teknik & metode memberi training sesuai dengan jenis dan materi yang diberikan
  • Dapat mengenal hal-hal yang menjadi hambatan yang membuat tidak berhasilnya program training, dan bagaimana cara mengantisipasi dan mengatasinya
  • Memiliki pengetahuan tentang cara merancang system dan mekanisme monitoring & evaluasi hasil training di tempat kerja.

Outline Materi

Session 1

  • Peran Training dalam pengembangan sumber daya manusia
  • Apa yang disebut training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya
  • Persepsi yang keliru (miss concept) tentang training
  • Pengertian, hakekat , dan sasaran utama dari Training Needs Assessment (TNA)
  • Mengenal 3 jenis TNA
  • Proses TNA yang berbasiskan Kompetensi, Kinerja, dan Program
  • Bagaimana merancang Action Plan sebagai pedoman penyelenggaraan Training
  • Bagaimana membuat Check List untuk proses penyelenggaraan Training

Session 2

  • Mengenal jenis-jenis bentuk ruangan dan peralatan Training
  • Mengenal unsur-unsur yang termasuk katagori sebagai Training Material
  • Standar Struktur Design dari sebuah Training Material
  • Bagaimana merancang Training Material step by step
  • Tehnik dan Metode Dasar dalam Memberi Training
  • Penerapan Metode INTRO untuk merangsang peserta tertarik pada program sejak awal
  • Sikap selama memberi Training serta tehnik membuat peserta mudah mengerti i
  • Tehnik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, dan komentar, peserta

Session 3

  • Apa sebenarnya sasaran akhir dari sebuah training?
  • Mengapa training tidak berhasil
  • Mengenal hambatan-hambatan penerapan hasil training di tempat kerja
  • Langkah-langkah yg perlu dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan
  • Bagaimana merancang system & mekanisme evaluasi hasil training
  • Aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam proses training
  • Korelasi antara training Manager, line manager, trainer, dan organizer, dalam system evaluasi
  • System evaluasi di kelas dan system evaluasi di tempat kerja
  • Monitoring & evaluasi training di tempat kerja, pengertian dan sasaran
  • Proses tahap demi tahap dalam melakukan evaluasi hasil training di tempat kerja

Session 4

  • Memahami arti Key indicators dan standards dalam melakukan evaluasi
  • Bagaimana merancang pola dasar evaluasi
  • On-the-job training sebagai salah tindak lanjut hasil evaluasi

Metode Penyampaian

  • Pembelajaran dengan metode video conference (live streaming).
  • Pelatihan berlangsung selama 2 hari, durasi 10 jam. (5jam per hari)
  • Materi disampaikan dengan ceramah, tanya jawab, dan latihan.

Fasilitas Training

  • Modul pelatihan dalam bentuk softcopy.
  • Sertifikat pelatihan diberikan dalam bentuk e-certificate.
  • Bila membutuhkan sertifikat cetak, akan dikirimkan lewat jasa kurir.
  • Souvenir, selama persediaan masih ada.

Ketentuan Kelas Online

Apa yang harus dilakukan peserta?

  • Menyiapkan komputer yang mendukung kamera dan mikrofon.
  • Menyiapkan koneksi internet yang stabil.
  • Menyiapkan alat tulis untuk mencatat.
  • Tidak mematikan kamera selama pembelajaran berlangsung, kecuali atas arahan fasilitator.

Bagaimana cara mengikutinya?

  • Proses pembelajaran menggunakan aplikasi video konferensi seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Team, dll.
  • Penyelenggara akan memberikan tautan undangan kepada peserta terdaftar.
  • Lihat cara menggunakan aplikasi video konferensi di sini.

Membutuhkan pelatihan inhouse?
Pelatihan dengan minimal 10 peserta, silakan isi formulir permintaan proposal inhouse.