Data menunjukkan tren peningkatan kasus fraud di sektor jasa keuangan. Money laundering semakin canggih dan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama.
Untuk menanggulanginya tidak bisa mengandalkan “kepercayaan” pada karywan sudah belasan tahun bekerja. Perlu sistem yang bisa membaca setiap transaksi dan mendeteksi setiap perilaku mencurigakan.
Pelatihan Risk Based Fraud Surveillance ini jawabannya. Sebuah upaya untuk membangun sistem yang memungkinkan bank dengan puluhan ribu karyawan tetap waspada tanpa harus kehilangan kepercayaan.
Dalam pelatihan ini, peserta akan diajak untuk menyelami data, membaca perilaku, dan menyusun strategi mitigasi yang aplikatif.
Apa yang akan Anda pelajari dalam pelatihan ini?
- Memahami konsep dan urgensi fraud surveillance.
- Mengidentifikasi dan menganalisis Key Fraud Indicators (KFI).
- Mengenali red flags perilaku (behavioral driven).
- Mengintegrasikan data dan perilaku dalam sistem surveillance.
- Mengoperasionalkan tata kelola surveillance di jaringan kantor luas.
- Menindaklanjuti hasil surveillance dengan tepat.
- Mengadaptasi surveillance terhadap kondisi krisis dan ancaman eksternal.
- Menyusun rencana aksi peningkatan sistem surveillance.
