Penerapan APU & PPT untuk Fintech dan Ecommerce
APU PPT Fintech & eCommerce
KELAS TATAP MUKA   SCHEDULED

Penerapan APU & PPT untuk Fintech dan Ecommerce

Berbasis POJK dan SEOJK Terbaru Tahun 2021

★★★★★

Instruktur Pelatihan

Pelatihan hanya akan dijalankan bila ada
lebih dari 2 pendaftar.
14-15 Juni 2021
09.00-16.00 WIB
Jakarta
Hotel Harris Tebet*
Hotel Erian Wahid Hasyim*
*Tempat masih tentative.
Rp 5.000.000

*Harga tidak termasuk pajak

REGISTRASI

DESKRIPSI

Akselerasi bisnis berbasis teknologi informasi seperti fintech dan ecommerce sangat cepat dan dinamis. Akselerasi ini harus diimbangi dengan manajemen risiko yang tepat. Salah satunya dalam menerapkan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU & PPT).

Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan perubahan POJK No 23/POJK.01/2019 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan serta SEOJK No 6/SEOJK.05/2021 tentang Pedoman Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Bagi Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi.

Penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC)/Customer Due Diligence (CDD). Karena bisnis fintech P2P lending ini memiliki potensi risiko terhadap adanya transaksi keuangan mencurigakan terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Pelatihan ini memberikan panduan bagi pelaku bisnis fintech dan ecommerce dalam menerapkan APU & PPT. Peserta akan diajarkan cara mendeteksi risiko-risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme secara dini. Dibahas juga kaitan lalu lintas transaksi antara fintech dan e-commerce dengan sektor perbankan.

Manfaat Pelatihan

  • Memberikan panduan dalam membangun budaya sadar risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme yang berhubungan dengan nasabah dan transaksi nasabah.
  • Memberikan pengetahuan teknik mitigasi risiko yang mungkin timbul pada area rentan pencucian uang dan pendanaan terorisme.
  • Memberikan panduan penerapan prinsip Customer Due Diligence (CDD) di sektor fintech & ecommerce.

Target Peserta

  • Karyawan front liner.
  • Middle management yang berhubungan dengan customer.
  • Unit kerja atau pejabat yang bertanggung jawab atas penerapan program KYC/CDD.
  • Manajemen risiko, kepatuhan, internal audit, dll.

Silabus Pelatihan

  • Budaya sadar risiko “financial crime”
  • Berbagai isu terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme baik domestik maupun internasional
  • Overview regulasi, UU, Perpres terkait Program APU dan PPT di Sektor Jasa Keuangan
  •  Peranan UKK (Unit Kerja Khusus) dalam Peranan Penerapan Prinsip KYC/CDD
  • Prinsip Customer Due Dilligence (CDD)
    • Perlunya mengimplementasikan prinsip CDD
    • Proses CDD dan Penerapannya
    • Hubungan antara CDD dan APU & PPT
    • Pemantauan profil nasabah dan transaksi nasabah
  • Pembuatan profil nasabah berdasarkan risiko
  • Penanganan nasabah berisiko tinggi
  • Teknik identifikasi aktivitas Transaksi Keuangan Mencurigakan (TKM)
  • Teknik money laundering dan pendanaan terorisme
  • Studi Kasus

Fasilitas & Kelengkapan Pelatihan

  • Modul pelatihan dan seminar kit.
  • Sertifikat pelatihan.
  • Lunch & coffee break.
  • Tidak termasuk penginapan dan transportasi.

Protokol Covid-19 Selama Pelatihan

Kewajiban peserta dan pengajar

  • Wajib menggunakan masker.
  • Wajib mencuci tangan secara berkala.
  • Wajib menjaga jarak.
  • Wajib memastikan diri tidak sedang mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Covid-19 (misalnya, sedang demam atau batuk).

Kewajiban penyelenggara pelatihan

  • Memastikan ruangan dan perlengkapan pelatihan steril.
  • Menyediakan ruang kelas dengan kapasitas 50% dari biasanya.
  • Melakukan pengukuran suhu tubuh peserta sebelum memasuki hotel/tempat pelatihan.